Kabupaten Luwu Utara
Kabupaten Luwu Utara
Forum PATBM menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam isu perlindungan anak, dengan visi menciptakan masyarakat yang peduli, inklusif, dan aman bagi anak. Forum ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Sumber : https://www.wallacea.or.id/forum-patbm-kabupaten-luwu-utara-mitra-strategis-pemerintah-daerah-untuk-isu-perlindungan-anak/
Kegiatan ini digelar oleh BAPPELITBANGDA dan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Luwu Utara untuk memperkuat kolaborasi pembangunan. Aspar, Koordinator Forum Mitra Pembangunan Luwu Utara, menekankan pentingnya inovasi dan partisipasi masyarakat dalam akselerasi penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem
Upacara adat menaikkan atau menggantung kain pusaka pada acara besar seperti pernikahan, aqiqah, masuk rumah baru, dan kematian oleh Rumpun To Masapi di Desa Pincara. Sumber : https://eprints.unm.ac.id/12714/1/ISI%20ARTIKEL.pdf
Komunitas Masyarakat Adat Rongkong menyiapkan dokumen usulan penetapan wilayah adat kepada pemerintah kabupaten Sumber: https://www.aman.or.id/news/read/1682 .
Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Seko dan Rampi mendapatkan program pemberdayaan sosial dari Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Luwu Utara, melibatkan akademisi, pemerintah daerah, dan penggerak swadaya masyarakat. Sumber Pemda https://bakesbangpol.luwuutarakab.go.id/berita/27/komunitas-adat-terpencil-seko-dan-rampi-dapat-program-pemberdayaan-dari-kemensos-ri.html
Dinas Lingkungan Hidup Luwu Utara mengadakan sosialisasi pengelolaan sampah, edukasi daur ulang plastik, dan program Kampung Iklim untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Sumber : https://dlhkabluwuutara.org/program/